GAYAM.NGAWIKAB.ID – Hujan grimis tak mengurangi semangat para pendekar cilik dari Desa Gayam, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. Pendekar cilik asuhan Sumaryo dan Supriyanto berasal dari 4 dusun di Desa Gayam yaitu Gayam, Munggur, Kepuh, dan Bulak. Latihan seni bela diri tersebut sudah berjalan sejak 3 tahun yang lalu. Mereka berlatih seni bela diri setiap sabtu malam pukul 20.00 WIB sd 01.00 WIB di Halaman Kantor Desa Gayam, Jln. Raya Gayam No. 10, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

Tiap tahun jumlah peserta seni bela diri terus mengalami peningkatan yang artinya pendidikan seni bela diri di Desa Gayam mendapatkan simpati dari warga. Selain mempunyai kekuatan fisik, seni bela diri juga mengembangkan jiwa sosial melalui kerja bakti membersihkan sumber mata air, makam dan kerja bakti kebersihan desa.

Tri Utami pendekar cilik cantik asal Dusun Munggur mengungkapkan alasannya mengikuti seni bela diri yaitu untuk meningkatkan rasa percaya diri dan menambah teman. Sedangkan Muhammad Abu Utomo Danan Joyo mengatakan bahwa dia mengikuti latihan seni bela diri untuk melindungi diri. Sumaryo mengatakan, banyak manfaat yang diperoleh melalui latihan seni bela diri salah satunya untuk menguatkan otot kaki dan lengan. Selain itu, untuk meningkatkan rasa persaudaraan.

Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian