GAYAM.NGAWIKAB.ID – Kartu Tani merupakan salah satu program pemerintah melalui Kementrian Pertanian untuk untuk melakukan alokasi pupuk bersubsidi kepada kaum petani. Kartu ini digunakan untuk meminimalisir permasalahan pada pengawasan, pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi. Hal ini karena adanya temuan pupuk bersubsidi yang belum tepat sasaran, perembesan, kelangkaan dan kenaikan harga pupuk bersubisidi bagi kaum petani. Kartu Tani juga untuk mewujudkan distribusi pupuk bersubsidi sesuai dengan enam asas yaitu Tepat (tepat jumlah, jenis, waktu, tempat, mutu dan harga). Selain itu untuk memberikan kemudahan akses fasilitasi keuangan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sejak 1 September bantuan pupuk bersubsidi didistribusikan ke petani lewat Kartu Tani.

A. Manfaat Kartu Tani bagi petani:

  1. Kepastian ketersediaan saprotan bersubsidi/nonsubsidi;
  2. Kemudahan penjualan hasil panen oleh off taker (tanpa melalui perantara);
  3. Kemudahan akses pembiayaan (KUR);
  4. Menumbuhkan kebiasaan menabung (tidak konsumtif);
  5. Biaya simpanan lebih ringan;
  6. Kemudahan mendapatkan subsidi (Kemenkeu, Kementan, Kemenkop);
  7. Kemudahan mendapatkan bansos.

B. Syarat membuat Kartu Tani:

  1. Petani tergabung ke Kelompok Tani (PokTan) yang telah diusulkan dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) untuk menetapkan jumlah pupuk bersubsidi yang disahkan oleh  Kepala Desa / Lurah / Kepala Penyuluhan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku
  2. Memiliki KTP elektronik
  3. Mengusahakan lahan dalam setiap musim panen. Contoh tanaman pangan, holticultura, perkebunan, peternakan dengan luasan maksimal 2 Ha dan untuk petambak memiliki luasan maksimal 1 Ha
C. PENERBITAN KARTU TANI
  1. Data yang dibutuhkan : e KTP dan KK
  2. Petani hadir ke tempat yang telah ditentukan (BNI Unit Madiun)
  3. Menunjukkan KTP asli dan menyebutkan nama Ibu Kandung 
  4. Petugas melakukan pengecekan ke Server bank yang ditunjuk
  5. Proses pembuatan Buku Tabungan
  6. Penyerahan Kartu Tani dan Buku Tabungan
D. PEMBELIAN PUPUK BERSUBSIDI MENGGUNAKAN KARTU TANI
  1. Petani membawa  Kartu Tani datang ke kios yang dirujuk
  2. Kartu Tani digesek pada mesin EDC di kios pengecer pupuk bersubsidi
  3. Masukkan nomor PIN
  4. Mesin ECD menampilkan informasi data alokasi  pupuk dan data petani 
  5. Lakukan pembelian pupuk sesuai kebutuhan
  6. Cek kembali alokasi sisa kuota pupuk
  7. Pengecer menyerahkan pupuk ke petani
  8. Transaksi selesai, petani membawa pupuk pulang

Referensi:

  1. https://www.liputan6.com/bisnis/read/4027371/mudah-kok-begini-cara-dapatkan-kartu-tani 
  2. https://biroinfrasda.jatengprov.go.id/programkegiatan/kartu-tani/

Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian