GAYAM.NGAWIKAB.ID – Ide kreatif pemanfaatan tali strapping oleh Ibu Saitun kini menjadi ladang bisnis yang menjajikan. Ide tersebut muncul pada awal tahun 2017. Berawal dari suaminya yang bekerja di toko material dan pulang membawa limbah tali strapping bekas hebel, peti dan keramik. Ibu Saitun memanfaatkan limbah tali strapping tersebut menjadi anyaman dengan daya jual tinggi seperti tas belanja, pot bunga, rak sepatu, tempat cucian kotor, tutup makanan, tempat sendok, hingga tempat sampah.

Anyaman pot yang terbuat dari tali strapping

Ibu Saitun membutuhkan waktu 1,5 – 2 jam untuk membuat sebuah anyaman tergantung dari tingkat kerumitan dari anyaman yang akan dibuat. Dalam satu bulan Ibu Saitun dapat memproduksi 50 tas belanja, 5 – 10 pot bunga dan puluhan anyaman lainnya yang dipesan sesuai dengan keinginan pembeli. Biasanya setelah Ibu Saitun menyelesaikan 5 – 10 anyaman, pembeli akan datang untuk mengambil anyaman tersebut dan kemudian di jual lagi.

Anayaman-anyaman karya Ibu Saitun mempunyai harga yang bervariasi. Anyaman pot tanaman dijual dengan harga mulai dari Rp 5000 hingga Rp 20.000. Anyaman tas belanja di bandrol dengan harga Rp 13.000. Selain itu terdapat juga tutup makanan dan tempat sampah yang dijual mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 40.000. Dalam satu bulan Ibu Saitun mendapatkan untung bersih sekitar Rp 2.000.000.

Kelebihan dari produk anyaman Ibu Saitun adalah kualitasnya yang bagus dengan harga yang bersahabat. Selain itu, anda juga dapat melakukan pemesanan sesuai dengan keinginan anda melalui WA 0857 5556 5642 atau datang langsung ke rumah Ibu Saitun yang beralamat di RT 06 RW 01 Dusun Gayam Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi.

Beraneka macam produk anyaman Ibu Saitun

Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian