GAYAM.NGAWIKAB.ID – Adanya pandemi COVID-19 menyebabkan orang untuk tinggal lebih lama di rumah. Hal ini memberikan keuntungan tersendiri bagi penjual tanaman hias. Pasalnya banyak hobi baru bermunculan di kalangan masyarakat untuk mengisi waktu di rumah seperti  memelihara tanaman hias.

Beberapa hari terkahir, tanaman keladi banyak digemari oleh pecinta tanaman hias. Tanaman yang berasal dari genus caladium ini memiliki daun eksotis yang terdiri dari perpaduan beberapa warna dengan pola yang unik. Tidak hanya menyuguhkan keindahan daun, tanaman keladi memiliki bentuk daun yang  menyerupai simbol hati yang semakin menambah pesona kecantikan dari sang primadona ini.

Saat ini banyak orang berlomba-lomba untuk memelihara berbagai jenis dari tanaman keladi. Banyak penjual tanaman yang menjajakan berbagai jenis tanaman keladi dengan harga bervariasi. Bahkan karena minat konsumen yang tinggi, tanaman keladi kini dijual dengan harga mencapai jutaan rupiah.

Tapi, tahukah kamu jika di musim penghujan ini banyak tanaman keladi yang tumbuh liar di kebun-kebun milik warga Desa Gayam. Warga sekitar menyebut tanaman keladi tersebut dengan Gambreng Cito. Terdapat dua jenis tanaman keladi yang tumbuh liar di kebun-kebun milik warga yaitu Caladium totol atau keladi tricolor dan keladi redstar. Keladi tricolor memiliki bintik-bintik warna-warni pada daunnya sedangkan keladi redstar memiliki corak berbentuk bintang berwanra merah pada bagian tengah daun.

Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian