GAYAM.NGAWIKAB.ID – Roda perekonomian masyarakat terganggu dengan adanya pandemi COVID-19. Untuk itu, pemerintah melalui Kementrian Sosial (Kemensos) memperpanjang program Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Sosial Pangan Program Sembako untuk menjaga Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan memberikan kesempatan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak COVID-19. Bansos akan diperpanjang hingga Juni 2021.

Program BST akan diberikan untuk 10 juta KPM dengan anggaran sebesar Rp12 triliun. Selain BST, program Bantuan Sosial Pangan Program Sembako akan diberikan untuk 18,8 juta KPM dengan anggaran sebesar Rp 45,12 triliun. Besaran BST yang diterima adalah Rp. 200.000 / KPM/bulan. “Untuk penerima BST, saya minta dilakukan validasi ulang agar penerimanya tidak orang yang itu-itu saja. Masih banyak yang membutuhkan,” ungkap Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara sebagaimana dilansir laman kemsos.go.id, Senin (11/12).

Masyarakat yang belum pernah mendapatkan bansos, dapat mengajukan dairi ke pemerintah daerah untuk dilakukan pendataan terlebih dahulu. “Apabila ada yang merasa belum pernah dapat bansos sama sekali datang ke dinas sosial atau kantor kecamatan,” jelas Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara.


Baca Juga:

Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian