POSKO PPKM BERBASIS MIKRO DESA GAYAM

POSKO PPKM BERBASIS MIKRO DESA GAYAM

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Pembentukan Posko COVID-19 di Kabupaten Ngawi mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 3 tahun 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro, dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan. Hal ini ditindaklanjuti Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dengan menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 188/59/KPTS/013/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: SURAT EDARAN BUPATI NGAWI NOMOR : 065/02.35/404.011/2021 TENTANG PPKM MIKRO

Kepala Desa Gayam Siti Rahmah menjelaskan bahwa Desa Gayam, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi masuk Zona Hijau. “Pembentukan Posko COVID-19 Desa Gayam,mendasar dari Surat Edaran Bupati Nomor : 065/02.35/404.011/2021. Pembentukan Posko COVID-19 guna melakukan pencegahan, penanganan, pembinaan dan dan pendukung, khususnya selama PPKM Mikro mulai tanggal 12 Februari s.d 22 Februari 2021,” ungkap SIti Rahmah.

  • Pencegahan, terdiri dari sosialisasi, penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak), dan pembatasan mobilitas.
  • Penanganan terdiri dari penanganan kesehatan 3T (testing, tracing, treatment), penanganan dampak ekonomi seperti bantuan langsung tunai (BLT) dana desa dan layanan masyarakat.
  • Pembinaan mencakup penegakan disiplin dan pemberian sanksi.
  • Pendukung terdiri dari pencatatan, pelaporan, logistik, dukungan komunikasi, dan administrasi.
Struktur PPKM Mikro Desa Gayam

Pada Surat Edaran Bupati Ngawi Nomor : 065/02.35/404.011/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan COVID-19 menjelaskan terkait zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT sebagai berikut:

  • Zona Hijau dengan kriteria tidak ada kasus Covid-19 di satu RT, maka skenario pengendalian dilakukan dengan surveilans aktif, seluruh suspek di tes dan pemantauan kasus tetap dilakukan secara rutin dan berkala;
  • Zona Kuning dengan kriteria jika terdapat 1 sampai dengan 5 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat;
  • Zona Oranye dengan kriteria jika terdapat 6 sampai dengan 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat, serta menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial; dan
  • Zona Merah dengan kriteria jika terdapat lebih dari 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah pemberlakuan PPKM tingkat RT yang mencakup:menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat;
    • melakukan isolasi mandiri/terpusat dengan pengawasan ketat;
    • menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial;
    • melarang kerumuman lebih dari 3 orang;
    • membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga Pukul 20.00; dan
    • meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumuman dan berpotensi menimbulkan penularan,

Posko COVID-19 di Desa Gayam berada di Kantor Desa Gayam yang melibatkan sinergi dari perangkat desa, Badang Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Babinsa, Bhabinkamtibnas, dan tenaga kesehatan.

“Saya berpesan untuk Warga Desa Gayam agar mematuhi protokol kesehatan mengingat angka penyebaran COVID-19 yang terus meningkat, patuhi protokol kesehatan dengan cara 5M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,” jelas Babinsa Desa Gayam Bripka Puguh Pujiono.


Share and Enjoy !

Shares
PENETAPAN APBDES GAYAM TAHUN ANGGARAN 2021

PENETAPAN APBDES GAYAM TAHUN ANGGARAN 2021

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) tentang Penetapan Prioritas Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2021, Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Khusus tentang Perubahan Rencana Kerja Pemerintahan Desa dan Musyawarah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tentang penyepakatan Rancangan Peraturan Desa (perdes) Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2021 Desa Gayam, Kecamatan Kendal, Kabupaten Nagwi telah dilaksanakan pada Kamis (14/01) bertempat di Aula Kantor Desa Gayam.

Acara tersebut dihadiri oleh Tim dari Kecamatan Kendal, Babinsa Desa Gayam, Bhabinkamtibmas Desa Gayam, perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan karang taruna, perwakilan keluarga miskin dan perwakilan perempuan. Acara tersebut membahas tentang penetapan penggunaan DD dan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Sasaran pagu DD adalah pembangunan infrastruktur pada 5 titik yang teah dibahas pada musrenbangdes usulan pada Kamis (24/09/2020). Selain itu, acara tersebut menyepakati rehabilitasi bangunan Pondok Bersalin Desa (Polindes) Gayam dan pembangunan sanggar seni Desa Gayam.

Baca Juga: MUSRENBANG DESA GAYAM BAHAS 5 PRIORITAS PEMBANGUNAN

APBDES GAYAM 2021

Kepala Desa Gayam Siti Rahmah mengungkapkan bahwa APBDes dapat mengalami perubahan karena adanya keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran antar jenis belanja, penambahan dan/atau pengurangan pendapatan desa pada tahun berjalan, dan adanya kebijakan dari pemerintah yang mengharuskan perubahan APBDes. Misalnya perubahan APBDes karena adanya Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang mewabah saat ini.


Share and Enjoy !

Shares
GERAKAN PENGENDALIAN OPT DI DESA GAYAM

GERAKAN PENGENDALIAN OPT DI DESA GAYAM

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Diketahui seluas 70% areal pertanian di Desa Gayam, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi ditanami komoditas padi. Kelembapan pada musim penghujan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman padi karena adanya Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berupa jamur dan bakteri. Oleh sebab itu, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi dan Kelompok Tani (Poktan) Desa Gayam melakukan pengamatan tanaman padi berusia 45 s/d 60 HST (Hari Setelah Tanam), Selasa (2/2).

Baca Juga: Potensi Pertanian di Desa Gayam

Dari hasil pengamatan tersebut ditemukan 8 Ha tanaman padi yang terpapar jamur pyicularia oryzae. Jamur pyicularia oryzae menimbulkan adanya bintik-bintik kecil pada daun berwarna ungu kekuningan dan dapat segera menyebar pada kelembapan tinggi. Untuk mengantisipasi perluasan sebaran jamur, BPP Kendal mengadakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) OPT berupa jamur pyicularia oryzae di Desa Gayam, Kamis (4/12).

Hadir pada kegiatan tersebut, Pengamat Hama dan Penyakit Tanaman, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Kendal, Kaur Perencanaan dan Kepala Dusun Kepuh. Gerdal OPT pyicularia oryzae dilaksanakan di areal persawahan yang terpapar jamur pyicularia oryzae. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan diawali penjelasan tentang jamur dan bakteri serta pencegahannya oleh Pengamat Hama dan Penyakit Tanaman BPP Kendal Siswanto. Siswanto mengungkapkan setelah pengamatan, BPP mengajukan permohonan bantuan fungisida dan bakterisida stimulan pada Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi.

Siswanto dibantu petani setempat mencampur fungisida dan bakterisida dengan air. Warga yang sawahnya terapapar pyicularia oryzae didata oleh PPL Desa Gayam Aziz Febry Atmoko dan mendapatkan bantuan fungisida dan bakterisida sesuai dengan luas lahan yang terpapar. 200 ml fungisida dapat digunakan untuk 1 tangki semprot. Fungisida dan bakterisida tersebut hanya mampu bertahan selama 24 jam sehingga Aziz Febry Atmoko menghimbau warga untuk segera menyemprotkan obat tersebut. Sekitar 60 warga yang sawahnya terpapar telah mendapatkan obat tersebut.

Dikonfirmasi secara terpisah, Sekretaris Desa Gayam Suyadi mengatakan bahwa Gerdal dilaksanakan agar OPT tidak melakukan kerusakan lebih luas dan menekan pergerakannya ke tempat lain. Suyadi berharap dengan adanya Gerdal dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas padi yang dihasilkan.


Share and Enjoy !

Shares
PENDISTRIBUSIAN PMT BALITA DESA GAYAM DI MASA PPKM

PENDISTRIBUSIAN PMT BALITA DESA GAYAM DI MASA PPKM

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi menghimbau agar operasional posyandu ditutup sementara hingga akhir Januari guna menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Ngawi Nomor: 065/01.28/404.011/2021 Tentang Peberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pemberian Makanan Tambahan (PMT) balita didistribusikan ke rumah balita dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Baca Juga: POSYANDU DESA GAYAM: PENTINGNYA PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BAGI BALITA USIA 6 – 59 BULAN

Dengan adanya himbauan tersebut, 6 pos posyandu di Desa Gayam, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi mendistribusikan PMT ke rumah balita guna menghindari terjadinya kerumunan. Penyelenggaraan Posyandu yang meliputi PMT, kelas ibu hamil,lansia, dan insentif) bersumber dari Dana Desa (DD). Setiap balita dijatah Rp. 7.500 untuk PMT.

Baca Juga: Kegiatan Posyandu Desa Gayam

Pemberian PMT dalam rangka perbaikan gizi dan penanggulangan stunting bagi anak balita. Bidan Desa Gayam mengatakan jumlah anak stunting di Desa Gayam mencapai 20 anak. Oleh sebab itu pendistribusian PMT bagi balita di masa PPKM harus tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan.


Share and Enjoy !

Shares
KANTOR DESA GAYAM DIHIASI PULUHAN TANAMAN HIAS

KANTOR DESA GAYAM DIHIASI PULUHAN TANAMAN HIAS

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Jumat (8/12) pagi, Perangkat Desa Gayam, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi terlihat sibuk menanam tanaman hias yang telah di beli pada Rabu (6/12). Berbekal baju santai, mereka terlihat sangat semangat dalam menanam tanaman hias. Berbagai macam tanaman hias seperti pucuk merah, sambang merah, asoka merah dan asoka kuning dipindahkan kedalam pot – pot yang pernah digunakan ketika Ngawi Ijo Royo-Royo pada tahun 2015. Pot-pot tersebut masih dalam kondisi bagus namun lama tidak dimanfaatkan.

Setelah dimasukkan ke dalam pot, tanaman tersebut ditata dengan rapi dan teratur di depan teras Kantor Desa Gayam. Selain itu tanaman hias tersebut juga ditanam di didepan pagar Kantor Desa Gayam. Tanaman tersebut tidak hanya sebagai hiasan tapi juga untuk meningkatkan konsentrasi dan produktifitas perangkat desa. Kantor Desa yang dulunya gersang kini sudah lebih menawan.


Share and Enjoy !

Shares
PEMBAGIAN SERTIFIKAT PTSL TAHAP II DESA GAYAM

PEMBAGIAN SERTIFIKAT PTSL TAHAP II DESA GAYAM

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Pembagian sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Desa Gayam tahap satu telah dilaksanakan pada Selasa (20/10/2020) dan Rabu (21/10/2020). Sebanyak 837 sertifikat telah dibagikan oleh Badan Pertanahan Negara (BPN) pada PTSL tahap pertama di Halaman Kantor Desa Gayam, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

Pembagian sertifikat PTSL tahap kedua dilaksanakan pada Jumat (8/01) dan Sabtu (9/01). Sebanyak 948 sertifikat yang terdiri dari 18 blok di empat dusun di Desa Gayam telah dibagikan.Dalam satu hari, pembagian sertifikat dibagi ke dalam 2 sesi, sesi pertama pukul 09.00 sd 10.30 dan sesi kedua pukul 10.30 sd 12.00. Panitia menyediakan empat meja untuk pengambilan sertifikat. Masyarakat mengantri sesuai dengan sesi dan nomor meja. Jarak antrean diatur sesuai dengan protokol kesehatan dan masyarakat diwajibkan untuk menggunakan masker. Pembagian sertifikat di Desa Gayam berjalan dengan aman dan kondusif serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Allhamdulilah, sebanyak 1837 sertifikat telah dibagikan. Dengan ini warga Desa Gayam memiliki kepastian dan perlindungan hukum atas tanah mereka. Semoga dengan dibagikannya sertifikat ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran warga Desa Gayam serta mendorong percepatan ekonomi di Desa Gayam,” ungkap Kepala Desa Gayam Siti Rahmah.


Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian