HUJAN LEBAT DISERTAI ANGIN KENCANG RUSAK PULUHAN RUMAH WARGA DESA GAYAM

HUJAN LEBAT DISERTAI ANGIN KENCANG RUSAK PULUHAN RUMAH WARGA DESA GAYAM

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Hujan lebat disertai angin kencang terjadi di Desa Gayam, khususnya di Dusun Munggur RT 02, 03 dan 04 pada Minggu (15/11) pukul 15.00 WIB. Menurut kesaksian warga yang bernama Gunasri, hujan turun secara tiba – tiba dan disertai angin kencang selama lima menit. Kejadian tersebut membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, puluhan rumah warga rusak dan puluhan pohon tumbang. Atap rumah warga yang rusak karena angin kencang yaitu rumah Bapak Sunaryo, Sugeng, Hamim, Gunasri, Supeno, Suparno, Supono, Minarto, Ismiyati, Sariyem, Sumirah, Puri, Sukiman dan Penti. Selain itu, pohon besar menimpa rumah Bapak Samsudianto, Supeno, Minarto, dan Ibu Kasiyem. Akibat banyakanya pohon yang roboh, aliran listrik rumah milik warga padam. Pohon sukun yang berukuran besar roboh menimpa jembatan Sungai Winong yang merupakan satu-satunya akses jalan menuju ke persawahan warga. Pohon sengon di pinggiran Sungai Winong banyak yang roboh. Banyak tanaman padi yang roboh dan terancam gagal panen. Total kerugian akibat bencana tersebut mencapai puluhan juta.

Setelah hujan reda, warga bergotong-royong membersihkan puing-puing yang diakibatkan oleh angin dan hujan lebat. Karena waktu sudah sore dan hujan turun lagi maka warga memutuskan untuk melanjutkan kerja bakti di keesokan harinya. Supriyono selaku Kepala Dusun Munggur meninjau lokasi kejadian. Bapak Supriyono menganjurkan agar warga menebang pohon besar yang berada disekitar rumah. Warga dihimbau untuk segera menyelamatkan diri ke tempat yang aman ketika terjadi angin kencang. Apabila sewaktu-waktu terjadi bencana alam, warga diharap segera melapor ke Ketua RT, Kepala Dusun atau Kepala Desa.

Dari kejadian tersebut, Bapak Supriyono dan warga berharap adanya pelatihan penanggulangan bencana alam dari Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi. Hal ini mengingat Desa Gayam terletak di kawasan lereng Gunung Lawu yang sering terjadi bencana alam yaitu banjir, longsor dan angin puting beliung. Dengan adanya pelatihan, diharapkan mampu memberi pengetahuan dan pembekalan kepada warga untuk antisipasi dan menyelamatkan diri pada waktu terjadi bencana alam.

Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian