146 PETANI DESA GAYAM TERIMA KARTU TANI

146 PETANI DESA GAYAM TERIMA KARTU TANI

GAYAM.NGAWIKAB.ID – 80 petani Desa Gayam mendapat Kartu Tani pada tahap 1 yang telah dilaksanakan pada awal bulan November. Pembagian Kartu Tani tahap 2 di Desa Gayam dilaksanakan pada Rabu (2/12) di Aula Kantor Desa Gayam. Sebanyak 146 petani di Desa Gayam mendapatkan Kartu Tani. Pengambilan Kartu Tani berlangsung mulai pukul 09.00 sd 12.00 WIB. Kartu Tani dibagikan oleh 2 orang pegawai BNI Madiun dengan dibantu oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Aziz Febry dan Kaur Perencanaan Desa Gayam Supardi.

Pada saat pengambilan Kartu Tani, warga diwajibkan untuk membawa fotocopy KTP dan KK. Apabila penerima Kartu Tani berhalangan hadir, maka Kartu Tani dapat diambil oleh anggota keluarga (suami/istri dan anak) menggunakan surat kuasa bermaterai 6000. Apabila penerima kartu tani telah meninggal dunia, maka Kartu Tani dapat diambil oleh anggota keluarga dengan menyertakan surat kematian dari Kantor Desa Gayam.

“Saat ini Kartu Tani belum bisa digunakan, saya menghimbau kepada seluruh petani yang sudah menerima Kartu Tani untuk menyimpan kartu tersebut. Ketika Kartu Tani siap untuk digunakan, kami akan memberikan sosialisasi tentang tata cara penggunaan Kartu Tani,” ungkap Aziz Febry di sela-sela pembagian Kartu Tani.

Pembagian Kartu Tani dilakukan secara bertahap mengingat banyaknya Petani di wilayah Karisidenan Madiun. Alokasi pupuk subsidi oleh pemerintah di tetapkan berdasarkan usulan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang disusun oleh Kelompok Tani Desa Gayam. Petani Desa Gayam dihimbau untuk proaktif bertanya tentang Kartu Tani pada Kelompok Tani.

Baca Juga: Susunan Pengurus Gabungan Kelompok Tani Desa Gayam.

“Dasar pembagian Kartu Tani saat ini adalah RDKK tahun 2019. Pengajuan RDKK tahun 2020 akan digunakan untuk Tahun 2021,” ungkap Aziz Febry di sela-sela pembagian Kartu Tani. Pegawai BNI Khoriq Nurul Huda menambahkan bahwa Penerima Kartu Tani adalah petani-petani yang datanya sudah lengkap.


Baca Juga

Share and Enjoy !

Shares
KARTU TANI UNTUK PUPUK BERSUBSIDI

KARTU TANI UNTUK PUPUK BERSUBSIDI

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Kartu Tani merupakan salah satu program pemerintah melalui Kementrian Pertanian untuk untuk melakukan alokasi pupuk bersubsidi kepada kaum petani. Kartu ini digunakan untuk meminimalisir permasalahan pada pengawasan, pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi. Hal ini karena adanya temuan pupuk bersubsidi yang belum tepat sasaran, perembesan, kelangkaan dan kenaikan harga pupuk bersubisidi bagi kaum petani. Kartu Tani juga untuk mewujudkan distribusi pupuk bersubsidi sesuai dengan enam asas yaitu Tepat (tepat jumlah, jenis, waktu, tempat, mutu dan harga). Selain itu untuk memberikan kemudahan akses fasilitasi keuangan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sejak 1 September bantuan pupuk bersubsidi didistribusikan ke petani lewat Kartu Tani.

A. Manfaat Kartu Tani bagi petani:

  1. Kepastian ketersediaan saprotan bersubsidi/nonsubsidi;
  2. Kemudahan penjualan hasil panen oleh off taker (tanpa melalui perantara);
  3. Kemudahan akses pembiayaan (KUR);
  4. Menumbuhkan kebiasaan menabung (tidak konsumtif);
  5. Biaya simpanan lebih ringan;
  6. Kemudahan mendapatkan subsidi (Kemenkeu, Kementan, Kemenkop);
  7. Kemudahan mendapatkan bansos.

B. Syarat membuat Kartu Tani:

  1. Petani tergabung ke Kelompok Tani (PokTan) yang telah diusulkan dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) untuk menetapkan jumlah pupuk bersubsidi yang disahkan oleh  Kepala Desa / Lurah / Kepala Penyuluhan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku
  2. Memiliki KTP elektronik
  3. Mengusahakan lahan dalam setiap musim panen. Contoh tanaman pangan, holticultura, perkebunan, peternakan dengan luasan maksimal 2 Ha dan untuk petambak memiliki luasan maksimal 1 Ha
C. PENERBITAN KARTU TANI
  1. Data yang dibutuhkan : e KTP dan KK
  2. Petani hadir ke tempat yang telah ditentukan (BNI Unit Madiun)
  3. Menunjukkan KTP asli dan menyebutkan nama Ibu Kandung 
  4. Petugas melakukan pengecekan ke Server bank yang ditunjuk
  5. Proses pembuatan Buku Tabungan
  6. Penyerahan Kartu Tani dan Buku Tabungan
D. PEMBELIAN PUPUK BERSUBSIDI MENGGUNAKAN KARTU TANI
  1. Petani membawa  Kartu Tani datang ke kios yang dirujuk
  2. Kartu Tani digesek pada mesin EDC di kios pengecer pupuk bersubsidi
  3. Masukkan nomor PIN
  4. Mesin ECD menampilkan informasi data alokasi  pupuk dan data petani 
  5. Lakukan pembelian pupuk sesuai kebutuhan
  6. Cek kembali alokasi sisa kuota pupuk
  7. Pengecer menyerahkan pupuk ke petani
  8. Transaksi selesai, petani membawa pupuk pulang

Referensi:

  1. https://www.liputan6.com/bisnis/read/4027371/mudah-kok-begini-cara-dapatkan-kartu-tani 
  2. https://biroinfrasda.jatengprov.go.id/programkegiatan/kartu-tani/

Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian