MARI BEKALI ANAK ILMU AGAMA DENGAN MENGAJI SEJAK DINI

MARI BEKALI ANAK ILMU AGAMA DENGAN MENGAJI SEJAK DINI

GAYAM.NGAWIKAB.ID –  Al Qur’an adalah kitab suci umat Islam dan merupakan petunjuk bagi umat manusia. Di Indonesia, belajar mengaji Al-Qur’an merupakan budaya khas turun temurun sejak zaman dulu. Tempat Pembelajaran Al Qur’an (TPA) dapat kita jumpai dengan mudah hampir di seluruh wilayah di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Aktifitas mengaji dilakukan oleh semua kalangan mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Mengaji Al Qur’an sebaiknya diajarkan sejak kecil karena kemampuan anak dalam memahami dan mengingat masih sangat baik. Seperti aktifitas mengaji yang ada di Desa Gayam. Desa Gayam memiliki 13 TPA yang tersebar di empat dusun. Aktifitas mengaji biasanya dilakukan sehabis sholat Ashar atau Maghrib.

Bapak Kusnun selaku guru mengaji di TPA Dusun Munggur mengatakan sebelum membaca Al Qur’an, anak-anak diperkenalkan terlebih dahulu dengan huruf hijaiyah. Setelah mereka mengenal huruf hijaiyah anak-anak diminta untuk membaca Iqro 1 sd 6. Setelah mahir membaca Iqro, anak- anak diajari hukum bacaan¬†tajwid¬†agar dapat membaca Al Qur’an dengan baik dan benar. Setelah itu mereka dapat lanjut ke step selanjutnya yaitu membaca Al Qur’an. Bapak Kusnun juga menyampaikan bahwa mengajarkan ilmu agama kepada anak sejak dini sangatlah penting untuk bekal di kehidupan.

Share and Enjoy !

Shares
YUK, TIRU AKSI JAGOAN KECIL BERSIH-BERSIH MASJID

YUK, TIRU AKSI JAGOAN KECIL BERSIH-BERSIH MASJID

GAYAM.NGAWIKAB.ID – “Ciptakan masjid bersih untuk ibadah lebih khusyuk”, inilah semboyan jagoan kecil yang berasal dari Ndalangan, RT. 01 RW.02 Desa Gayam Kecamatan Kendal Kabupaten Ngawi. Pada Minggu pagi (11/10/2020), sekitar pukul 15.00 WIB, lima anak sibuk membersihkan Masjid Nurul Hidayah. Kegiatan bersih-bersih masjid merupakan kegiatan rutin setiap minggunya dalam upaya menjaga masjid agar tetap bersih dan nyaman digunakan dalam beribadah.

Kegiatan ini dimulai dari menyapu lantai, membersihkan kaca yang berbedu, mengepel, membersihkan kamar mandi dan tempat wudhu, dan mencabut rerumputan di halaman masjid. Kelima anak tersebut sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Sebagian menyapu lantai, membersihkan kaca yang berbedu, dan mengepel. Sebagian membersihkan kamar mandi dan tempat wudhu. Sebagian lainnya mencabut rerumputan di halaman masjid.

Takmir Masjid Nurul Hidayah mengatakanbahwa kegiatan ini untuk menanamkan kepedulian anak-anak terhadap masjid sejak dini. Beliau berharap agar anak-anak dapat tumbuh sebagai generasi dengan kepedulian yang tinggi terhadap masjid

Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian