Surat Keputusan Gubernur Jatim No. 188/34/KPTS/013/2021

Surat Keputusan Gubernur Jatim No. 188/34/KPTS/013/2021

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Gubernur Jawa Timur kembali mengeluarkan keputusan dengan Nomor 188/34/KPTS/013/2021 per tanggal 26 Januari 2020, Tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Desease 2019.

Keputusan tersebut atas pertimbangan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Dalam keputusan ini, 18 kabupaten atau kota diwajibkan menerapkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kabupaten dan kota tersebut meliputi :

a. Kota Surabaya;
b. Kabupaten Sidoarjo
c. Kabupaten Gresik
d. Kota Malang:
e. Kabupaten Malang:
f. Kota Batu;
g. Kota Madiun
h. Kabupaten Madiun;
i. Kabupaten Lamongan;
j. Kabupaten Ngawi;
k. Kabupaten Blitar;
l. Kabupaten Mojokerto:
m. Kota Mojokerto;
n. Kabupaten Nganjuk;
o. Kabupaten Kediri:
p. Kabupaten Magetan;
q. Kabupaten Ponorogo; dan
r. Kabupaten Trenggalek.

Sedang, PPKM dimaksud yaitu :

a. membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dan Work From Office (WFO) sebesar 25% (dua puluh lima persen) dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat;

b. melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring/online;

c. untuk sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan: makanan, minuman; energi: komunikasi dan teknologi Informasi keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan; konstruksi; industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional dan obyek tertentu; serta kebutuhan sehari hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% (seratus persen) dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;

d. melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan:

  1. kegiatan restoran (makan/minum di tempat sebesar 25% (dua puluh lima persen)) dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran; dan
  2. jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall sampai dengan pukul 20.00 WIB.

e. mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100% (seratus persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;

f. mengizinkan tempat ibadah untuk melaksanakan ibadah dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50% (lima puluh persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;

g. kegiatan di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya yang dapat menimbulkan kerumunan diberhentikan sementara;

h. Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan pengaturan kapasitas dan jam operasional untuk transportasi umum sesuai kondisi wilayah masing-masing; dan

i. mengoptimalkan kembali posko satgas COVID-19 tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, sampai dengan desa.

Keputusan Gubernur juga memerintahkan kabupaten atau kota lebih mengintensifkan kembali protokol kesehatan (menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan yang bepotensi menimbulkan penularan), serta memperkuat kemampuan tracking, sistem dan manajemen tracing perbaikan treatment termasuk meningkatkan fasilitas kesehatan (tempat tidur, ruang Intensive Care Unit (ICU). dan tempat isolasi/karantina) sesuai dengan Peraturan Daerah dan/atau Peraturan Bupati/Walikota masing – masing.

Selanjutnya, kabupaten atau kota yang telah ditentukan tersebut, diperintahkan meningkatkan pengawasan, operasi yustisi, dan penegakan hukum lainnya yang dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja berkoordinasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia.

Untuk Kabupaten atau kota di Jawa Timur yang tidak termasuk dalam Peraturan gubernur dimaksud, tetap memperkuat dan meningkatkan sosialisasi dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19.

Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/34/KPTS/013/2021 Tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Desease 2019 ini berlaku pada tanggal 26 Januari 2021 sampai dengan 8 Pebruari 2021.

34-KEPGUB-Perpanjangan-PPKM-FIX


Share and Enjoy !

Shares
PENUNDAAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA SD DAN SMP KABUPATEN NGAWI

PENUNDAAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA SD DAN SMP KABUPATEN NGAWI

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Pembelajaran tatap muka jenjang SD dan SMP di Kabupaten Ngawi yang rencananya akan dilaksanakan pada Januari 2021 ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dengan pertimbangan penyebaran COVID-19 yang terus bertambah.

Dinas Kesehatan Ngawi mencatat, hingga Minggu (3/1), jumlah kasus Covid-19 di Ngawi mencapai 639 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 488 orang dinyatakan sembuh, dirawat 113 orang, dan meninggal 38 orang.

Ketua Satgas COVID-19 Ngawi Budi Sulistyono memerintahkan penundaan pembelajaran tatap muka karena masifnya persebaran COVID-19. Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pendidikan mengeluarkan surat edaran pada tanggal 3 Januari yang menjelaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran semester genap tahun ajaran 2020/2021 dilaksanakan secara daring (dalam jaringan) menggunakan aplikasi SIMPEL Dinas Pendidikan Ngawi.


Share and Enjoy !

Shares
SOSIALISASI SURAT EDARAN BUPATI NGAWI TENTANG ANTISIPASI PENYEBARAN COVID

SOSIALISASI SURAT EDARAN BUPATI NGAWI TENTANG ANTISIPASI PENYEBARAN COVID

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Kanit Intel Ibda Syarif dan Bripka Ariyanto dari Polsek Kendal, Ngawi memberikan sosialisasi tentang Surat Edaran (SE) Nomor 556/6698/1404.115/2020 tentang Antisipasi Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pada Masa Libur / Cuti Bersama Tahun Baru 2021 pada Rabu (30/12) di Kantor Desa Gayam, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

Surat tersebut ditujukan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Ngawi, Lurah / Kepala Desa se-Kabupaten Ngawi, Pengelola Usaha Pariwisata dan Pelaku Usaha

Sedangkan, SE Bupati Ngawi ini didasarkan pada Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019, Peraturan Bupati Ngawi Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Dalam Rangka Pencegahan Dan Pengendalian Covid 19 dan Surat Telegram Kapolri Nomor : STR/923/XIVOPS 2/2020 tanggal 16 Desember 2020

Surat tersebut dimaksudkan guna menekan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 pada libur Tahun Baru 2021 dengan menetapkan hal-hal sebagai berikut :

  1. Menutup sementara seluruh tempat wisata, tempat hiburan dan cafe mulai hari Kamis tanggal 31 Desember 2020 sampai dengan tanggal 03 Januari 2021.
  2. Menutup kawasan Alun Alun dan Jalan Yos Sudarso pada tanggal 31 Desember 2020 sampai dengan 02 Januari 2021 termasuk para pedagang yang berada dikawasan tersebut untuk sementara dilarang berjualan mulai pukul 16.00 24.00 WIB
  3. Masyarakat dilarang menyelenggarakan acara perayaan pergantian malam Tahun Baru (2020-2021) yang bisa menimbulkan keramaian.
  4. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten, Kecamatan dan Desa /Kelurahan agar mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsinya.
  5. Menugaskan OPD yang membidangi, Camat, Kepala Desa/Lurah untuk menyebarluaskan surat edaran ini kepada masyarakat luas baik melalui media masa maupun media elektronik.
  6. Menugaskan Kepada Satpol PP untuk berkordinasi dengan pihak keamanan ( TNI dan POLRI ) untuk melaksanakan patroli dalam rangka pengawasan pelaksanaan Surat Edaran dimaksud.

Kepala Desa Gayam menghimbau agar warga Desa Gayam merayakan tahun baru 2021 di rumah dengan maksud agar tidak terjadi kasus penularan Covid-19 secara masif. Semuanya dimaksudkan agar tidak menimbulkan interaksi kerumunan yang dapat berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.


Share and Enjoy !

Shares
ALUN – ALUN DAN TEMPAT WISATA DI KAB. NGAWI DITUTUP SEMENTARA JELANG TAHUN BARU

ALUN – ALUN DAN TEMPAT WISATA DI KAB. NGAWI DITUTUP SEMENTARA JELANG TAHUN BARU

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Pergantian tahun tinggal hitungan hari. Dalam rangka mencegah persebaran virus COVID-19 di Ngawi, Kapolres Ngawi dan Bupati Ngawi menyepakati hasil rapat koordinasi yang menyatakan seluruh tempat wisata di Kab. Ngawi dan Alun – Alun Kota Ngawi ditutup mulai tanggal 31 Desember 2020 s/d 3 Januari 2021.

Selain itu, rapat koordinasi menyimpulkan bahwa

  • Patroli akan dilakukan di sejumlah obyek wisata.
  • Konvoi liar dibubarkan atas dasar Maklumat RI.

Bhabinkamtibmas Desa Gayam Brigadir Puguh Pujiono menghimbau agar warga Desa Gayam melakukan perayaan tahun baru di rumah saja demi mencegah penyebaran COVID-19.

SE-MalTaBar-2021-Fix


Share and Enjoy !

Shares
STRATEGI MENUJU ENTERPRENEURS VILLAGE MELALUI OPTIMALISASI WEBSITE DESA

STRATEGI MENUJU ENTERPRENEURS VILLAGE MELALUI OPTIMALISASI WEBSITE DESA

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memegang peranan penting bagi perekonomian Indonesia. Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, jumlah UKM mencapai 64 juta atau 99,9% dari jumlah keseluruhan pelaku usaha di Indonesia. Dilansir dari bi.go.id, UKM memiliki kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto ( PDB) > 60%.

Namun, pandemi Covid-19 bisa membawa perekonomian Indonesia ke arah resesi. Hal ini menjadi tantangan bagi pelaku UKM untuk tetap survive. Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, 45% UKM hanya mampu bertahan selama 3 bulan. 

Di masa pandemi, pelaku UKM tidak hanya dituntut untuk mengefisiensi biaya produksi, namun juga melakukan digital marketing. Hal ini sejalan dengan peningkatan penjualan di e-commerce yang mencapai 26% di masa pandemi. Realitanya, hanya sekitar 13% dari 64 juta UKM yang sudah terhubung dengan ekosistem digital. Mungkin karena pelaku UKM lebih memprioritaskan operasional rutin daripada membangun aset digital.

Di era revolusi industri 4.0, sangat penting mengubah mindset pelaku UKM untuk go digital. Pemerintah melalui berbagai kementerian terus berupaya melakukan pemulihan perekonomian melalui transformasi digital UKM. Misal, Kementerian BUMN meluncurkan platform PaDi dan Kementerian Koperasi dan UKM memberikan pelayanan konsultasi hukum bagi pelaku UKM melalui portal www.JDIH.Kemenkopukm.go.id.

Tantangan terbesar digital marketing adalah keterbatasan pengetahuan pelaku usaha dalam menggunakan kanal promosi yang efektif seperti sosial media, website dan marketplace. Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dibutuhkan guna medorong transformasi digital UKM.

Kasi Pengembangan Ekosistem (PE) E-Gov Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kab. Ngawi Noor Soemadijo mengatakan bahwa pengelolaan aset digital UKM dapat meningkatkan kemajuan UKM di masa pandemi. Tantangannya adalah kreativitas, inovasi dan pengelolaan aset digital secara konsisten.

Berdasarkan hasil survey, Operator Website Desa Gayam Mega Kusuma memaparkan bahwa sebagian besar website desa di Indonesia hanya menampilkan daftar UKM. Diskominfo Ngawi menggandeng Pemerintahan Desa untuk terus berupaya mengoptimalkan penggunaan website desa, tidak hanya sebagai media informasi namun juga sebagai platform pemesanan home industry, promosi produk UKM dan tempat wisata lokal. Hal ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital UKM di Kab. Ngawi.

Produk UKM dan home industry dikelompokkan ke dalam beberapa kategori. Pemasaran produk disertai dengan gambar dan sosial media pelaku usaha seperti Facebook dan WhatsApp untuk memudahkan komunikasi mengenai ketersediaan produk, detail, harga dan distribusi. Fitur share location ditambahkan untuk memudahkan pencarian lokasi usaha. Konsumen juga dapat mengajukan pertanyaan atau memberi review produk dengan memanfaatkan kolom komentar.

Pelaku UKM dapat memberikan story telling yang memiliki selling poin sehingga dapat menarik minat konsumen. Story telling tersebut menjadi konten digital dibalik usaha para pelaku UKM.

Tanaman Hias dan Bonsai

Kripik Pare dan Krupuk Bawang

HIBURAN

Peningkatkan performa Search Engine Optimization (SEO) dilakukan dengan menambahkan keyword pada focus keyphrase yang terdiri dari satu kata atau lebih. Usahakan menggunakan keyword yang berbeda untuk setiap konten. Isi SEO title dengan judul yang sesuai dengan konten. Tuliskan deskripsi menarik yang mengandung keyword untuk menggambarkan isi konten pada meta description. Isi alternative text pada gambar untuk memudahkan pencarian gambar.

Search Engine Optimization (SEO)

Kecepatan loading juga menjadi prioritas dalam meningkatkan produktivitas penjualan. Google mencatat, sebanyak 53% pengunjung website meninggalkan halaman website yang memiliki waktu loading lebih dari 3 detik. Selain itu, pengoptimalan tampilan website (UI/UX) untuk mobile dengan menggunakan responsive theme untuk meningkatkan kenyamanan user.

Dengan adanya transformasi digital UKM dapat meningkatkan daya saing pada pasar global dan meningkatkan perekonomian di Kab. Ngawi. Warga dapat meminta ijin pada perangkat desa jika ingin mempromosikan UKM mereka. Pemasaran produk melalui website desa adalah gratis sehingga tidak menguras banyak biaya.

Dari hasil survey, Mega Kusuma memaparkan bahwa UKM warga mulai dikenal luas sejak dipromosikan melalui website desa. Banyak konsumen dari luar Ngawi yang berdatangan untuk membeli. Dengan adanya artikel ini diharapkan mampu memotivasi pemerintah desa dan pelaku UKM agar dapat bersinergi untuk mewujudkam entrepreneur village yang mampu meningkatkan perekonomian nasional Indonesia.


Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian