CEGAH STUNTING MELALUI PEMBINAAN KADER POSYANDU DAN IBU BALITA

CEGAH STUNTING MELALUI PEMBINAAN KADER POSYANDU DAN IBU BALITA

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Dalam rangka penurunan angka stunting, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Ngawi melakukan pembinaan stunting yang diselenggarakan pada Jumat (23/10/2020) pukul 09.00 WIB di Aula Kantor Desa Gayam. Hadir dalam acara ini Bapak Suyadi selaku Sekretaris Desa Gayam yang sekaligus membuka acara pembinaan. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Ngawi, Perwakilan dari Kecamatan Kendal, Perwakilan dari UPT Puskesmas Kecamatan Kendal, Koordinator KB Kecamatan Kendal, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Kader Posyandu dan Ibu Balita Undangan.

Ibu Sri Rahayu dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Ngawi menyampaikan materi tentang peran orang tua dan stunting yang meliputi:

  • Usia pernikahan ideal
  • Peran orang tua terhadap tumbuh kembang anak yang meliputi asuh, asih dan asah.
  • Dampak stunting terhadap tumbuh kembang anak
  • Pentingnya gizi pada1000 hari pertama kehidupan (HPK) untuk perkembangan otak, pertumbuhan badan dan metabolisme.
  • Dampak kurang gizi

Selanjutnya Bapak Sugeng dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Ngawi memberikan penegasan materi yang disampaikan oleh Ibu Sri Rahayu. Dengan adanya pembinaan ini diharapkan mampu menambah wawasan bagi kader posyandu dan ibu balita mengenai penyebab dan pencegahan stunting untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan kuat.

Share and Enjoy !

Shares
PERAN DESA GAYAM DALAM PENCEGAHAN STUNTING

PERAN DESA GAYAM DALAM PENCEGAHAN STUNTING

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Stunting merupakan gangguan pada pertumbuhan dan perkembangan anak yang membuat tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya akibat status gizi yang buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tak mencukupi.

Dalam penanganan dan pencegahan stunting peran desa sangatlah besar yaitu melalui pemanfaatan Dana Desa. Dana Desa dapat digunakan untuk kegiatan penanganan stunting seperti pengukuran tinggi badan balita yang diadakan di Aula Kantor Desa Gayam pada Senin (4/10/2020). Kegiatan berlangsung selama dua jam mulai pukul 09.00 sd 11.00 WIB. Pengukuran tinggi badan dilakukan oleh Ibu Yuni selaku Bidan Desa Gayam dan Bapak Yatmin selaku Ahli Gizi Puskesmas Kendal dibantu dengan Kader Posyandu Desa Gayam. Pengukuran tinggi badan dilakukan pada 42 anak usia 0 – 59 bulan yang berasal dari berbagai dusun di Desa Gayam.

Hasil pengukuran tinggi badan dan usia anak akan digunakan untuk  acuan apakah ada anak yang mengalami stunting atau tidak. Data tersebut akan dimasukkan kedalam sistem untuk kemudian di cek apakah ada yang yang dibawah standard deviasi atau tidak. Apabila ada yang dibawah standard deviasi maka akan dikategorikan ke dalam stunting. Hasil dari uji data pada sistem dapat diperoleh setelah 5 Р7.

Ibu Yuni berharap tidak ada anak yang mengalami stunting di Desa Gayam. Namun apabila ditemukan anak yang mengalami stunting maka akan dilakukan koordinasi dengan Kepala Desa mengenai penanganan lebih lanjut. Penanganan tersebut dapat melalui pemberian PMT, penyuluhan dan lain-lain.

 

Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian