SOSIALISASI PERBUP NGAWI NOMOR 14 TAHUN 2009 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK

SOSIALISASI PERBUP NGAWI NOMOR 14 TAHUN 2009 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK

GAYAM.NGAWIKAB.ID – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Kantor Camat Kendal menyelenggarakan sosialisasi Peraturan Bupati (PERBUP) Ngawi Nomor 14 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Ngawi Nomor 10 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Senin (16/11). Sosialisasi tersebut diselenggarakan pukul 08.30 WIB bertempat di Pendopo Kecamatan Kendal. Sosialisasi dibuka oleh Kusnu Heri Purwanto, SE, MM selaku Camat Kendal dan dihadiri oleh unsur kecamatan, narasumber dan kepala desa se-Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. Hadir narasumber dari Kejaksaan, Kepolisian, Bagian Hukum, Bagian Hukum SatPol PP Kab. Ngawi dan Dinas Kesehatan Ngawi.

Materi sosialisasi yang disampaikan antara lain

  • KTR merupakan ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan dan/atau mempromosikan Produk Tembakau.
  • Tujuan penetapan KTR adalah
    • memberikan perlindungan dari bahaya asap rokok bagi perokok aktif dan/atau perokok pasif;
    • memberikan ruang dan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat;
    • melindungi kesehatan masyarakat secara umum dari dampak buruk merokok baik langsung maupun tidak langsung;
    • menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, bebas dari asap rokok;
    • memenuhi rasa aman/nyaman pada orang lain;
    • meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat; dan
    • menurunkan angka perokok aktif dan mencegah perokok pemula.
  • KTR meliputi:
    • fasilitas pelayanan kesehatan;
    • tempat proses belajar mengajar;
    • tempat bermain anak;
    • tempat ibadah;
    • angkutan umum.
  • Larangan tentang merokok antara lain
    • setiap orang dilarang merokok di KTR;
    • setiap orang/badan dilarang memproduksi, menjual, mengiklankan dan/atau mempromosikan produk tembakau di KTR;
    • larangan sebelumnya tidak berlaku bagi tempat yang digunakan untuk kegiatan produksi dan penjualan produk tembakau di lingkungan KTR;
    • setiap penyelenggara kegiatan yang disponsori oleh produk tembakau dan/atau bertukuan untuk mempromosikan produk tembakau dilarang mengikutsertakan pelajar atau anak dengan usia dibawah 18 tahun;
    • setiap orang/badan yang menjual produk tembakau di tempat umum dilarang untuk memperlihatkan jenis dan produk tembakau;
  • Masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berperan serta dalam usaha terwujudnya KTR. Masyarakat bertanggung jawab untuk mewujudkan KTR di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

Sosialisasi tersebut berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Masyarakat tidak dilarang untuk merokok, tapi lebih menekankan untuk tidak merokok pada KTR dan menjadikan kawasan rumah tanpa rokok. Di akhir acara, seluruh tamu undangan diberi stiker KTR untuk ditempel di ruangan kantor desa yang dijadikan KTR.

Baca Juga:

SOSIALISASI PILBUP NGAWI TAHUN 2020 BERBASIS FORUM WARGA.

HASIL PEMILIHAN TUKANG KEBUN DESA GAYAM

GOTONG-ROYONG MEMPERBAIKI RUMAH PENDUDUK PASKA HUJAN LEBAT DISERTAI ANGIN KENCANG.

Share and Enjoy !

Shares
id_IDIndonesian